Wisata Jogja Diperkenalkaan Secara Luas

Banyak travel agent luar DIY yang sebelumnya belum mengenal obyek wisata alternatif di Gunungkidul, seperti Gua Pindul.
id1538246_sahid-rich

ASSOSIASI PELAKU PARIWISATA Indonesia (Asppi) DPD DIY akan menggelar Jogja Istimewa Travel Exchange (Jitex), 3-6 April 2017 di Hotel Sahid Rich Jogja.

Even ini bertujuan memperkenalkan potensi destinasi wisata di DIY kepada buyer yang berasal dari seluruh Indonesia dan beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Rito Wibawono selaku Ketua Jitex mengatakan, Jitex menjadi ajang transaksi nontunai antara pelaku pariwisata seperti agen wisata, restoran, pengusaha oleh-oleh, operator obyek wisata, transportasi, dan perhotelan.

Jitex juga bertujuan berkontribusi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke DIY yag ditargetkan pemerintah daerah sebanyak 3,150 juta wisatawan di tahun ini.

Dalam kegiatan tahunan ini, para buyer akan dikenalkan dengan destinasi wisata baru di DIY, melalui kegiatan tour ke Bantul dan Sleman. Harapannya mereka bisa menawarkan destinasi yang ada di DIY kepada wisatawan luas.

“Kami didukung penuh oleh Pemkab Bantul dan Sleman. Kalau Jitex tahun lalu dengan Gunungkidul,” kata Rito dalam jumpa pers di lobi Hotel Sahid Rich Jogja, Kamis (30/3/2017).

Dalam Jitex tersebut, masing-masing pemerintah kabupaten memperkenalkan objek wisata baru yang berpotensi menjadi obyek wisata unggulan.

Di Sleman, peserta Jitex akan diajak mengunjungi Museum Ulen Sentalu, Herbal Farma, Batik Plalangan, dan kerajinan tenun Gamplong. Sementara di Bantul, peserta akan dikenalkan dengan sentra pembuatan batik di Wukirsari Imogiri.

Rito mengatakan, berkat kerjasama dengan Pemkab Gunungkidul, Jitex tahun lalu sukses meningkatkan kunjungan wisatawan ke Gunungkidul. Ia mengakui, banyak travel agent luar DIY yang sebelumnya belum mengenal obyek wisata alternatif di Gunungkidul, seperti Gua Pindul. Mereka mengenal hanya melalui media sosial. Namun setelah penyelenggaraan Jitex, varian destinasi wisata tentang DIY semakin banyak.

“Banyak travel agent yang belum tahu tapi begitu diajak melihat langsung, mereka tertarik karena selama ini hanya lewat media sosial. Hasilnya, sekitar 60 persen peserta dari luar Jogja sudah membawa banyak tamu ke Gunungkidul,” tuturnya.

Sementara itu Lilin Yuni Astuti selaku Sekretaris Asppi mengatakan, Asppi berkontribusi memunculkan destinasi baru dan mengenalkannya pada buyer domestik maupun mancanegara.

Dalam penyelenggaraan Jitex 2016, jumlah seller domestik mencapai 60, enam seller asing, buyer domestik sejumlah 131, buyer asing 12, dengan nilai transaksi Rp4,030 miliar. Sementara transaksi pada Jitex tahun ini ditarget bisa mencapai Rp 4,5 miliar. Demikian seperti dikutip oleh Solopos.com. (*)

Categories
Yogyakarta
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY

  • id1537497_hon-peresmian-galeri-foto-beijing-1

    Beijing Pamerkan Foto-Foto Wisata Belajar di Jogja

    PAMERAN FOTO BERTAJUK Galeri Foto Wisata Belajar Beijing Tahun 2017, menjadi salah satu media promosi Tiongkok dalam mengenalkan potensi wisata negara ini. Pameran tersebut digelar selama tiga hari mulai,...
  • tni

    TNI dan Warga Sumbang Darah

    Halloapakabar.com, Bogor – Ratusan anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor melakukan donor darah, Kamis (17/03/2016). Kegiatan berlangsung di hotel Savero Golden Flower, diikuti juga karyawan hotel dan organisasi...