Desainer Indonesia Wakili Indonesia ke Vienna

Dua desainer Indonesia Handy Hartono dari Jakarta dan Lulu Lutfi Labibi dari Jogjakarta mengikuti the 8th Annual Museum Quartier Vienna Fashion Week 2016 (MQVFW) minggu ini.
Dua desainer Indonesia Handy Hartono dari Jakarta dan Lulu Lutfi Labibi dari Jogjakarta mengikuti the 8th Annual Museum Quartier Vienna Fashion Week 2016 (MQVFW) minggu ini

Pesonanews.com, Jakarta – Dua desainer Indonesia Handy Hartono dari Jakarta dan Lulu Lutfi Labibi dari Jogjakarta mengikuti the 8th Annual Museum Quartier Vienna Fashion Week 2016 (MQVFW) minggu ini. Ini adalah kali pertama bagi desainer Indonesia berpartisipasi dalam MQVFW yang akan berlangsung dari tanggal 12 – 19 September 2016 dan akan dibuka secara resmi malam ini.

MQVFW adalah acara tahunan yang akan dihadiri oleh sekitar sepuluh ribu pengunjung dari kalangan desainer, pengamat dan pecinta fashion serta pelaku industri mode dan fashion, baik dari Austria maupun negara-negara di sekitarnya. Sekitar 80 desainer dari Austria dan internasional dijadwalkan akan turut ambil bagian dalam acara MQVFW tahun ini.

Handy Hartono dan Lulu Lutfi Labibi adalah dua desainer Indonesia yang terpilih untuk mengikuti MQVFW. Mereka masing-masing akan menampilkan sekitar 20 tampilan (look) untuk koleksi musim semi dan musim panas 2017 pada tanggal 12 September 2016 di Museum Quartier, Wina.

Desain Handy mengkombinasi penggunaan teknik shibori dan tenun ikat dengan pemilihan kualitas bahan yang dia buat sendiri guna menghasilkan desain ready-to-wear yang unik. Sementara, Lulu yang saat ini masuk ke dalam barisan desainer yang paling dicari di Indonesia, akan membawa “Lurik” ke panggung internasional.

Untuk MQVFW, Handy Hartono akan menampilkan koleksinya yang mengangkat judul “The Story of Blue” dengan menggunakan material batik, shibori warna alam dan Tenun Ikat dari Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu Lulu Lutfi Labibi akan menampilkan koleksinya “Tanah Airku” yang sangat khas dengan menggunakan bahan Lurik dan Batik. Kombinasi Lurik, Batik and Ikat dengan teknik lilit (draping) menciptakan keunikan tersendiri namun tetap nyaman dipakai sehari-hari. Keduanya akan menampilkan busana wanita terdiri dari atasan, bawahan, dan baju terusan (dress).

Duta besar Republik Indonesia untuk Republik Austria, Rachmat Budiman, menyatakan bahwa dalam partisipasi pertama desainer Indonesia dalam MQVFW, KBRI/PTRI Wina ingin menampilkan kesan ‘Indonesia’ yang kuat untuk mencuri perhatian komunitas mode dan fashion di Austria yang akan menghadiri acara tersebut.

Koleksi-koleksi Handy Hartono dan Lulu Lutfi Labibi dinilai tidak hanya menggambarkan kemajuan yang telah dicapai oleh industri mode dan fashion Indonesia, namun juga mampu merefleksikan kekayaan seni budaya sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Indonesia kepada publik luas di Austria, khususnya kalangan pelaku industri mode dan fashion.

MQVFW merupakan sebuah acara fashion berskala internasional yang diselenggarakan setiap tahun di kota Wina oleh Creative Headz dan didukung oleh Kamar Dagang Austria (Wirstschaftskammer Österreich).

Kegiatan tersebut telah menjadi ajang pertemuan penting bagi para desainer, ekshibitor dan berbagai kalangan industri mode dan fashion lainnya, baik yang berasal dari Austria maupun negara-negara di sekitarnya.

Di samping pagelaran busana, agenda kegiatan MQVFW juga meliputi side event, pameran produk-produk industri mode dan fashion, dan Business to Business meeting. Sedikitnya 10.000 pengunjung diharapkan hadir di even tersebut. (ver)

Categories
MEGAPOLITAN
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY

  • Taman Wisata Dunia

    Indonesia Sangat Pantas Menjadi Taman Wisata Dunia

    Pesonanews.com, Jakarta – Paradigma baru tentang taman wisata dunia akan segera terwujud di Indonesia. Dimana mimpi dari masyarakat dunia tentang sebuah taman yang memiliki berbagai macam potensi wisata berkelas dunia...
  • tni

    TNI dan Warga Sumbang Darah

    Halloapakabar.com, Bogor – Ratusan anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor melakukan donor darah, Kamis (17/03/2016). Kegiatan berlangsung di hotel Savero Golden Flower, diikuti juga karyawan hotel dan organisasi...