Perangi Hoax Kesehatan, Komunitas Sapu Langit Bentuk Jaringan Anti Hoax Kesehatan

Pesonanews.com, Jakarta – Komunitas Sapu Langit mendeklarasikan Jaringan Anti Hoax Kesehatan (Jahkes) yang akan memerangi berita bohong dan hoax mengenai kesehatan. “Hoax kesehatan jauh lebih berbahaya bagi rakyat Indonesia,...
budi-purnomo-k

Pesonanews.com, Jakarta – Komunitas Sapu Langit mendeklarasikan Jaringan Anti Hoax Kesehatan (Jahkes) yang akan memerangi berita bohong dan hoax mengenai kesehatan.

“Hoax kesehatan jauh lebih berbahaya bagi rakyat Indonesia, karena bisa berakibat fatal terhadap nyawa seseorang,” kata Koordinator Komunitas Sapu Langit Budi Purnomo Karjodihardjo di Hotel Manhattan Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Budi Purnomo menyampaikan hal itu pada saat membawakan presentasi “Strategi Komunikasi dan Pengalaman Mengelola Tim Medsos” pada Pertemuan Tim Medsos Kementerian Kesehatan RI yang diselenggarakan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, dan diikuti oleh lebih dari 100an pegawai Kemenkes RI.

Menurut Budi, pemerintah dan para penggiat media sosial harus memberikan perhatian lebih dan khusus terhadap berita-berita hoax seputar kesehatan agar rakyatnya terhindar dari masalah-masalah kesehatan akibat hoax.

“Hari ini saya deklarasikan pembentukan Jaringan Anti Hoax Kesehatan (Jahkes) yang bersifat relawan sebagai bentuk kepedulian Komunitas Sapu Langit terhadap sesama, dan alasan kemanusiaan,” kata Budi Purnomo yang juga CEO Indonesia Media Center (IMC).

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kemenkes RI Untung Suseno Sutarjo menyambut positif respon cepat yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengatasi hoax kesehatan, karena semakin cepat respon diberikan tentu akan sangat baik.

“Tim Medsos Kemenkes harus bergerak cepat melakukan klarifikasi mengatasi hoax ini. Setelah sharing dari pakar medsos, tim jangan malah melempem, harus segera menanggapi hoax kesehatan, yang semakin banyak ini,” katanya.

Kepala Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI Oscar Primadi juga menyampaikan bahwa informasi palsu (hoax) kesehatan semakin banyak, sehingga perlu strategi komunikasi dan koordinasi komunikasi media sosial di lingkungan Kemenkes RI.

“Oleh karena itu, diperlukan jejaring komunikasi pengguna media sosial yang dapat berperan sebagai duta organisasi. Keberadaan Tim Media Sosial melalui Kemenkes RI diharapkan dapat mengakomodasi hal tersebut,” kata Oscar.

Oscar mengharapkan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI ini dapat menjadi wahana untuk berbagi informasi, pengalaman bermedia sosial yang beretika, dan internalisasi Tim Media Sosial di lingkungan Kemenkes RI.

“Kehadiran pak Budi Purnomo sebagai praktisi komunikasi yang berpengalaman membangun tim media sosial yang solid dan militan, tentunya dapat memberikan pencerahan kepada para agen media sosial Kemenkes ini,” tutup Oscar.

Sedangkan bagi para penggiat media sosial yang ingin menjadi relawan dan bergabung dengan Jaringan Anti Hoax Kesehatan (Jahkes), Budi Purnomo memberikan nomer wa/sms : 087815557788. (tim)

Categories
NASIONAL
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY