Bangka Barat Usulkan 411 Objek Pemajuan Budaya

Pesonanews.com, Muntok – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan 411 objek pemajuan kebudayaan sebagai upaya pelestarian warisan budaya lokal. “Usulan ke Dirjen Kebudayaan ini merupakan tindak...
Salah satu objek wisata di Bangka barat yaitu Tanjung Ular, adalah Pariwisata pantai Bangka Barat nyentrik.
Salah satu objek wisata di Bangka barat yaitu Tanjung Ular, adalah Pariwisata pantai Bangka Barat nyentrik.

Pesonanews.com, Muntok – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan 411 objek pemajuan kebudayaan sebagai upaya pelestarian warisan budaya lokal.

“Usulan ke Dirjen Kebudayaan ini merupakan tindak lanjut rencana nasional dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya masyarakat sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Bangka Barat, Bambang Haryo Suseno, di Muntok, Selasa (21/8/2018).

Sebanyak 411 objek kebudayaan yang diajukan untuk terus dilestarikan merupakan usulan dari para pelaku seni, adat, dan tokoh masyarakat seluruh kecamatan serta pengumpul data dari berbagai sumber catatan yang ada.

Objek pemajuan kebudayaan yang diusulkan meliputi 11 kategori, berupa tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, olahraga tradisional dan bangunan cagar budaya.

“Pengumpulan data sudah dilakukan melalui forum diskusi yang kami gelar bersama para pelaku seni, pegiat budaya dan perwakilan dari seluruh kecamatan, kami berharap upaya ini bisa menjadi dasar dalam penyusunan program dan kegiatan pelestarian dan pengembangan budaya daerah sehingga memberikan kontribusi terhadap perkembangan peradaban dunia,” kata dia.

Menurut Bambang, pemajuan kebudayaan merupakan upaya yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia.

“Melalui usulan tersebut, nantinya seluruh objek yang terdata akan diupayakan untuk dilindungi, dikembangkan dan dimanfaatkan masyarakat, dan pemerintah wajib memberikan langkah pembinaan terhadap sumber daya manusia di bidang kebudayaan,” katanya.

Ia menjelaskan, pola perlindungan objek kebudayaan dengan cara menjaga keberlanjutan kebudayaan melalui inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan dan publikasi, sedangkan dalam pengembangan akan dilakukan melalui upaya menghidupkan ekosistem kebudayaan yang ada.

Sebagai upaya pemanfaatan nantinya seluruh kebudayaan yang ada akan menjadi objek yang bisa memberikan andil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga ekosistem objek pemajuan kebudayaan terkait.

“Rencana strategis ke depannya akan muncul lembaga pendidikan yang bergerak dalam bidang kebudayaan dan munculnya budaya lokal dalam mata pelajaran muatan lokal di seluruh sekolah,” katanya. (don)



Redaksi Pesonanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksipesonanews@gmail.com, dan redaksi@pesonanews.com.

Categories
Bangka Belitung
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY