Indahnya Pesona Istano yang Dipertuan Koto Rajo, Pasaman

Istano yang dipertuan koto rajo, atau yang lebih dikenal dengan Istano Koto Rajo adalah salah satu alternatif objek wisata yang harus dikunjungi.
pesona-istano

Pesonanews.com, Pasman – Ingin liburan dengan pesona lain di Sumbar, sempatkan wisata ke Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar). Traveler atau wisatawan bisa menjelajahi berbagai sisi eksotis Pasaman ini. Mulai dari cagar alam rimbo panti, museum Tuanku Imam Bonjol, garis khatulistiwa di Bonjol, taman bunga Puncak Tonang serta beberapa spot wisata air terjun nan asri diberbagai pelosok daerah ini.

Istano yang dipertuan koto rajo, atau yang lebih dikenal dengan Istano Koto Rajo adalah salah satu alternatif objek wisata yang harus dikunjungi. Istano ini terletak diwilayah paling ujung Utara provinsi Sumatera Barat, tepatnya berada di jorong II koto rajo batuah, Nagari Koto Rajo kabupaten Pasaman. Untuk menuju istano ini kita harus menempuh jarak kisaran 13 km dari Pasar Rao dengan kondisi jalan yang lumayan bagus.

Pada dasarnya istano ini dibangun sebagai kediaman keluarga besar Rajo Tumangguang dan kini sudah mulai dijadikan sebagai objek wisata bagi masyarakat Pasaman.

Istano yang dipertuan koto rajo ini dibangun dengan dana pribadi oleh Rajo Tumangguang Asmuddin, SH, MH yang merupakan pucuk adat dan tokoh masyarakat dikoto rajo.
“Istano ini dibangun dengan dana pribadi oleh Rajo Tumangguang Asmuddin pada kisaran tahun 2017 nan lalu, dan saat ini kondisinya sudah mencapai 95 % dan kemungkinan bulan januari 2019 ini akan diresmikan,” ujar M. Yunus (29) kepada MinangkabauNews, senin (3/12/2018).

Yunus mengatakan, sejak Istano ini selesai dibangun, bahwa tak sedikit warga yang menjadikan istano ini sebagai ajang untuk berfoto keluarga atau foto kelompok.

Istano ini berbentuk seperti rumah gadang, dengan hiasan ukiran khas minang yang sungguh indah. Tidak hanya di dindingnya tapi juga langit-langit istana. Warna-warni ukiran tersebut ditambah kain-kain hiasan yang berpadu indah membuat kita tak berhenti berdecak kagum.

M. Yunus yang juga merupakan pihak keluarga dari Rajo Tumanggung H. Asmuddin menyampaikan, bahwasanya Sejarah Nagari Koto Rajo adalah merupakan sebuah Nagari yang terletak dalam wilayah kecamatan Rao Utara Kabupaten Pasaman.
Koto Rajo merupakan daerah kecil yang menyimpan sejarah besar dalam peradaban Pemerintahan Daulat Kerajaan Alam Pagaruyung.

Menurutnya, dari cerita turun temurun, Yunus mengatakan bahwa kisaran Abad 16 Kerajaan Alam Pagaruyung yang di pimpin Oleh Raja Alam Pagaruyung Sulthan Riayat Shah telah menempatkan seorang Raja besar yang menguasai beberapa wilayah besar di daerah Minangkabau yang masih di bawah naungan Daulat Kerajaan Alam Pagaruyung pada saat itu, wilayah tersebut termasuk di dalamnya adalah Kerajaan Tambusai Dalu-dalu, Mangaraja Gordang Mandailing, dan Yang di pertuan Padang Una, dll.

Raja besar yang di maksud itu tidak lain adalah Rajo Tumanggung Al-Izhan yang mendirikan pusat kerajaannya di daerah Pasaman yang di beri nama dengan Daulat yang di pertuan Rajo Tumanggung yang bertempat di Koto Rajo, sebuah kerajaan besar yang menjadi bagian dari sejarah yang tak terpisahkan dari sejarah Koto Rajo itu sendiri.

Namun sayangnya seiring bergulirnya waktu, diikuti pula dengan adanya Penjajah kompeni tentara VOC Belanda yang menjajah hampir seluruh wilayah Nusantara pada kala itu, kerajaan ini pun tinggal sejarah dan menjadi cerita wasiat sekaligus warisan turun temurun kepada anak cucu kemenakan Rajo Tumanggung, dan ini di buktikan dengan adanya “Tambo” atau torombo yang menjadi bukti bahwa sejarah turun temurun itu memang benar adanya. Daulat yang di pertuan Rajo Tumanggung telah lama “Talipek”, bahkan penerus dari gelar Rajo Tumanggung itu sendiri telah sempat lama terputus karena tidak ada penerus selama kurang lebih 40 tahun.

M. Yunus menjelaskan bahwa tepatnya pada tanggal 23 Desember 2012 yang lalu, posisi Rajo Tumanggung kembali terisi oleh Bapak H. Asmuddin, SH. MH, itu di tandai dengan di gelarnya acara besar “Malewakan Gala sako Rajo tumanggung di Koto Rajo” yang di hadiri segenap pejabat penting pemerintah dan para pemuka lembaga adat Sumatera Barat dan kabupaten Pasaman.

Diantara yang hadir tersebut Gubernur Sumatera Barat, Walikota Padang, Ketua LKKM Sum-Bar, Beberapa Raja yang hadir mulai dari Raja Daulat yang di pertuan Alam Pagaruyung beserta permasuri, Raja Kerajaan Pahang Malaysia, Raja Kerajaan Negeri Sembilan Malaysia, Raja Simpang empat Kinali Pasaman Barat dan Rombongan adat yang datang dari Istano Pagaruyung, Bupati Pasaman dan jajarannya serta tokoh-tokoh pemuka masyarakat Kabupaten Pasaman. Demikian, seperti dilansir MinangkabauNews.com. (min)



Redaksi Pesonanews.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksipesonanews@gmail.com, dan redaksi@pesonanews.com.

Categories
Sumatera Barat
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY