Pecat 33 Pramugari, Rieke : Garuda Telah Lakukan Diskriminasi Terhadap Perempuan

Halloapakabar.com, Jakarta – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Rieke Diah Pitaloka menilai Direksi  PT Garuda Indonesia telah melakukan tindakan diskriminasi dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak...
Rieke

Halloapakabar.com, Jakarta – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Rieke Diah Pitaloka menilai Direksi  PT Garuda Indonesia telah melakukan tindakan diskriminasi dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak terhadap 33 pramugari.

“PHK yang dilakukan Direksi PT Garuda Indonesia itu, jelas-jelas melanggar hukum. Ini sebuah bentuk diskriminasi terhadap perempuan dalam pekerjaan,” kata Rieke di Jakarta, Selasa, (8/3/2016).

Sebelumnya, Direksi  PT Garuda Indonesia mem-PHK 33 pramugarinya dengan alasan usia pensiun para pramugari tersebut 46 tahun. Padahal menurutnya, dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Direksi PT. Garuda Indonesia Tbk dengan Serikat Karyawan, pada Pasal 57 (huruf c), disebutkan bahwa untuk awak kabin usia pensiunnya adalah 56 tahun.

“Tindakan Direksi Garuda Indonesia yang melakukan PHK sepihak kepada para pramugari dengan alasan pensiun adalah telah melanggar Pasal 57 (huruf c) PKB PT. Garuda Indonesia  Tbk,” ujar Rieke.

Rieke menambahkan, tindakan Direksi PT. Garuda Indonesia ini juga sudah melanggar peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor :  PER — 01 /MBU/2011 Tentang penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate) pada BUMN yaitu Pasal 3 ayat (5) tentang Prinsip-prinsip GCG yang berbunyi, Kewajaran (fairness), yaitu keadilan dan kesetaraan di dalam memenuhi hak-hak Pemangku Kepentingan (stakeholders) yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan.

“Dari hal tersebut, terindikasi kuat Direksi PT. Garuda Indonesia telah jelas-jelas melanggar prinsip keadilan dan kesetaraan yang merupakan salah satu prinsip GCG di BUMN,” ucap Politisi PDIP ini.

Lebih lanjut, Direksi PT Garuda Indonesia untuk menjalankan putusan PHI. Dengan demikian Garuda wajib mempekerjakan kembali para pramugari, serta mengembalikan usia pensiun pada usia 56 tahun sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.(rez)

Categories
Uncategorized
One Comment
  • Maulana Jibril Mewlanet
    20 March 2016 at 9:21 am
    Leave a Reply

    Waaaaaaaaaah

  • Leave a Reply

    *

    *

    RELATED BY